/

Pendahuluan

Pada saat ini, kita dengan mudah, dapat menjumpai bangunan masjid yang indah dan megah mulai di kota-kota besar hingga di pelosok pedesaan, baik di tengah kampung, di area perumahan maupun dipinggir-pinggir jalan, demikian pula masjid atau mushala dapat kita jumpai di kantor, sekolah, rumah sakit, bahkan di pusat-pusat perbelanjaan, pusat-pusat rekreasi dan hiburan hingga di SPBU-SPBU. Sesuatu tidak mungkin diadakan jika bukan karena adanya butuhan dan shalat memang sudah menjadi suatu kebutuhan.

Fenomena menarik lainnya adalah sekitar dua dekade terakhir mulai tumbuh dan banyak dibangunnya apa yang disebut dengan “Islamic Centre” di Indonesia. Islamic centre-islamic centre tersebut biasanya berupa lembaga keagamaan dengan fasilitas gedung yang megah di atas lahan yang luas, yang umumnya sebagai assesoris kota atau provinsi.

Provinsi Jawa Barat juga memiliki islamic Centre, bahkan ide pendiriannya mungkin yang pertama di Indonesia, tetapi karena masa pembebasan dan pembangunannya cukup lama maka peresmiannya bukanlah yang pertama, karena ada juga islamic centre yang pembangunan selesai lebih dahulu walaupun inspirasinya konon berasal dari ide pendirian islamic centre Jawa Barat.

Lalu, Islamic Centre Jawa Barat itu berada di mana? Jika kita mencari Islamic Centre Jawa Barat rasanya tidak akan ketemu. Ternyata nama lembaga Islamic Centre Jawa Barat tersebut adalah “Pusat Dakwah Islam Jawa Barat” atau masyarakat Jawa Barat lebih mengenalnya sebagai “PUSDAI JABAR” yang merupakan singkatannya.

Mengapa Islamic Centre Jawa Barat namanya Pusat Dakwah Islam Jawa Barat tidak seperti di beberapa daerah lain? Sebab nama tersebut mempunyai nilai sejarah yang melekat di dalamnya yaitu pada saat ide mendirikannya merupakan islamic centre yang pertama di Indonesia sehingga penyebutannya pada saat itu tidak familier, adanya rasa nasionalisme pada waktu itu yang lebih senang menggunakan bahasa Indonesia dari pada bahasa asing, serta pencarian istilah indonesianya untuk nama islamic centre yang melibatkan elemen masyarakat.

Kini, PUSDAI JABAR sudah berusia 20 tahun sejak diresmikan pada tanggal 2 Desember 1997 atau sekitar 40 tahun jika dilihat dari sejak ide pendiriannya. Perjalanan yang panjang itu selayaknya ditulis sebagai bahan evaluasi diri dan untuk mengembangkan program-program ke depan yang lebih baik, serta dapat dijadikan referensi bagi pengembangan islamic centre-islamic centre di daerah lain.