/

PERIODE YAYASAN DARMA ASRI

Dengan berlakunya UU Nomor 16 Tahun 2001 tentang Yayasan maka yayasan-yayasan milik Pemprov termasuk Yayasan Darma Bakti perlu menyesuaikan dengan undang-undang tersebut, dengan pertimbangan itu Gubernur Jawa Barat Danny Setiawan (2003 – 2008) pada tanggal 22 April 2004 menerbitkan Kepgub Nomor 466.4/Kep.394-Yansos/2004 tentang Pengangkatan Pembina, Pengawas, Pengurus dan Pelaksana Yayasan Darma Bakti, dengan susunan personalia yayasan :

  1. Pembina
    1. Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat
    2. Kepala Biro Keuangan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat
    3. Kepala Biro Perlengkapan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat
    4. H. Ining Syachroni, SH., MSi.
  2. Pengawas
    1. Drs. Rochata
    2. Nasrun Siregar
  3. Pengurus
    • Ketua : H. Dedem Ruchlia
    • Sekretaris : H. Muslim
    • Bendahara : Drs. Sukria
    • Anggota :
      1. Drs. H. Nono Darsono
      2. Drs. H. B Machyudin Hassan
  4. Pelaksana
    1. Masjid At-Ta’awun
      • Ketua : H. M Mahdi Supardi
      • Sekretaris : Drs. Yusup Rachmat
      • Bendahara : Drs. Endang Suherman
      • Kepala Bidang Riayah : H. Andi Jamal Fuad, SAg.
      • Kepala Bidang Idarah : Kepala Administrasi PTPN II Gunung Mas
    2. PUSDAI
      • Ketua : Dr. KH. Miftah Faridl
      • Kepala Bidang Administrasi Umum dan Keuangan : Drs. KH. Agus Syihabudin, MA., MBA.
      • Kepala Bidang Pendidikan dan Dakwah : Dr. H. Achmad Nuruddin
      • Kepala Bidang Kajian, Pengembanan Informasi dan Pelayanan Kemasyarakatan : Dr. H. Asep Saeful Muhtadi, MA.
      • Kepala Bidang Pelayanan Ibadah dan Urusan Haji : Drs. KH. Achmad Djuwaeni, MPd.
    3. Balai Asri dan Usaha-usaha Lainnya
      • Ketua : Ir. Hj. Sri Laksmi Dewi K.
      • Sekretaris : Drs. Syamsudin
      • Bendahara : H. Andi Sutandi

Nama Yayasan Darma Bakti itu sendiri menurut Departemen Kumham sudah ada di tempat lain sehingga berdasarkan Akta Notaris Didin Saepudin, S.H. Nomor 4 tanggal 12 Oktober 2005 nama Yayasan Darma Bakti diubah menjadi Yayasan Darma Asri dan disahkan oleh Dirjen Administrasi Hukum Umum Departemen Kumham RI Nomor C-1455.HT.01.02.TH2006.

Berbeda dengan pengurus yayasan sebelumnya yang merupakan pejabat PNS aktif, Para pengurus Yayasan yang sekarang diangkat adalah para pensiunan yang pernah menjabat di Pemprov Jawa Barat, dalam pengelolaannya beliau-beliau bisa aktif melaksanakan fungsinya dan setiap harinya berkantor di PUSDAI.

Demikian pula para pelaksananya, sebagian besar adalah pelaksana yang telah aktif mengelola PUSDAI sebelumnya, sehingga tinggal meneruskan program-program yang pernah dijalankannya.

Menurut Kepgub itu, dalam pengelolaan PUSDAI, pelaksana yang mengurusi PUSDAI sebagai Islamic Centre dipisahkan dengan pelaksana yang mengurusi gedung serba guna/Bale Asri PUSDAI untuk pemakaian kegiatan non-PUSDAI.

Dalam pelaksanaannya, baik pengurus maupun pelaksana (khususnya Pelaksana PUSDAI) dirasa dalam menjalankan tugas sering bersinggungan dan dalam menentukan kebijakan dirasa sering tidak sinkron. Kondisi tersebut dianggap oleh para pelaksana sebagai organisasi dengan 2 kepemimpinan dengan visi yang berbeda. Setelah pengelolaan berjalan sekitar 1 tahun maka sebagian besar para pelaksana menyatakan mengundurkan diri.

Walaupun para pelaksana mengundurkan diri, kegiatan rutin dan unit-unit aktivitas masih berjalan seperti biasa, hal ini dikarenakan para penyelenggara PUSDAI sebelumnya sudah mengelola dengan sistem yang baik sehingga tidak harus tegantung pada orang perorang agar roda kegiatan berjalan. Untuk sementara kendali ketua di pegang langsung oleh Pengurus Yayasan sementara bidang-bidang dipegang oleh sekretaris bidang atau salah seorang staf dibawahnya.

Setelah 3 tahun pertama kepengurusan Yayasan Darma Asri dan untuk mengisi kekosongan para pelaksana maka pada tanggal 2 April 2007 Pengurus Yayasan menerbitkan Surat Tugas nomor 09/ST/YDA/2007 yaitu mengangkat koordinator-koordinator Bidang, sebagai berikut :

  • Koordinator Bidang Kajian, Informasi dan Kemasyarakatan (KIK) : H. Rusman Rahadian Hadi, M.Ag.
  • Koordiantor Bidang Pendidikan dan Dakwah (Dikda) : Taufiq Rahman, Ir.
  • Koordiantor Bidang Administrasi Umum dan Keuangan (Adkeu) : Yogi Prayoga Sutaryo, S.Si
  • Koordiantor Bidang Perpustakaan : Endah Sutjiati, S.Sos.

Sedangkan untuk Kepala Bidang Pelayanan Ibadah dan Urusan Haji masih tetap dipegang oleh Drs. KH. Achmad Djuwaeni, MPd.

Pada tanggal 22 November 2007 Pengurus Yayasan melalui Keputusan Ketua Yayasan Nomor 04/KEP/YDA/XI/2007 mengangkat Drs. H. Zainal Abidin sebagai Pejabat Sementara Ketua Pelaksana PUSDAI Jawa Barat dan disempurnakan dengan Keputusan Ketua Yayasan Nomor 08/KEP/YDA/II/2008 tentang Pengangkatan Drs.H. Zainal Abidin, M.Ag menjadi Ketua Pelaksana PUSDAI Jawa Barat.

Adapun pengelolaan organisasi, unit-unit aktivitas dan program kegiatan yang telah dilaksanakan oleh PUSDAI semenjak pengangkatan Yayasan Dama Bakti periode ini yang selanjutnya menjadi Yayasan Darma Asri, meliputi :

  1. Bidang Administrasi Umum dan Keuangan (Adkeu) antara lain :
    • memfasilitasi kesekretariatan, keuangan, pelayanan sarana dan prasarana serta kehumasan,
    • pelayanan wisata religius,
    • peningkatan mutu sumber daya manusia (pelatihan SDM), dan
    • peningkatan kualitas beragama (fasilitator mualaf).
  2. Bidang Pendidikan dan Dakwah (Dikda), meliputi :
    • Raudhatul Athfal (RA) dan Kelompok Bermain (KB),
    • Taman Pendidikan Al-Qur’an (TKA),
    • Pendidikan Guru TK/RA dan Pendidikan Guru SD/MI (setara D2) pada tahun 2006 menjadi Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) PUSDAI, dengan program Pendidikan Agama Islam (setara S1) bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Siliwangi.
    • Laboratorium Bahasa dan Al-Qur’an (LBQ) :
      • 6 paket program bahasa yaitu Bahasa Arab/Quantum Arabic, Bahasa Inggris, Bahasa Jepang, Bahasa Prancis, Bahasa Jerman dan Bahasa Mandarin,
      • 3 paket program Baca Tulis Al-Qur’an (BTAQ) yaitu metode Al-Barqy (tingkat dasar), metode Tahsin (tingkat lanjutan) dan Tilawah Al-Qur’an (tingkat lanjutan).
      • 3 paket program PUSDAI Peduli Pendidikan (Ramadan) meliputi kursus singkat bahasa Arab/Bahasa Inggis, pelatihan mengajar metode Al-Barqy/Tahsin, pelatihan imam & muadzin
    • Laboratorium Pendidikan dengan kegiatan :
      • seminar pendidikan (setiap tahun),
      • pelatihan ceramah dan dakwah (setiap tahun),
      • Festival Raudhatul Athfal (setiap tahun),
      • pelatihan manasik haji pelajar (setahun 3 kali/tergantung permintaan),
      • pesantren liburan (liburan sekolah/Ramadan),
      • Kursus Bahasa Arab Singkat (setiap Ramadan),
      • Pameran dan Bazar Jajabur (setiap Ramadan),
      • bimbingan baca al-quran untuk karyawan/umum (tergantung permintaan).
  3. Bidang Pelayanan Ibadah dan Haji (PIH), antara lain :
    • Program Rutin
      • Fasilitasi Ibadah Rutin
      • Fasilitasi Ibadah Ramadan
      • Fasilitasi Salat Ied di Gasibu
      • Dialog Dhuha (setiap Ahad)
      • Pengajian Bulanan Majelis Taklim (Kamis IV)
      • Kajian Tafsir dan Tarjamah Al-Qur’an (Kamis II)
      • Tasawuf Qur’ani (Paket Ramadlan)
      • Latihan Mengurus Jenazah (Paket Ramadlan)
      • Tadarus Al-Qur’an Ibu-ibu (Paket Ramadlan)
      • Bimbingan Konsultasi
      • Bimbingan Manasik Haji
    • Program Unggulan
      • Khitanan Masal/Nikah Masal (setiap tahun, bergantian),
      • Lomba Bicara di Depan Publik Se Jawa Barat (setiap tahun),
      • Seminar tentang Ibadah dan Dakwah (setiap tahun),
      • Silaturahmi Majelis Taklim PUSDAI & Masjid Agung Se Jawa Barat (setiap tahun),
      • Silaturahmi Akbar Alumni Haji KBIH PUSDAI (insidental).
  4. Bidang Kajian, Informasi dan Kemasyarakatan (KIK), antara lain :
    • Program Rutin
      • Penerbitan Buletin Uswah (3.000 eksemplar) Setiap hari Jumat
      • Kajian Lintas Ormas Setiap akhir bulan
      • Klub Jurnalis Pelajar Setiap hari Sabtu
      • Mutiara Hikmah (di radio Antasalam) Setiap hari Rabu
      • Dakwah (di radio Antasalam) Setiap Kamis Malam
      • Kajian Islam Tematik Setiap hari Kamis
      • Bajuri Show Setiap Ramadhan
    • Program Unggulan
      • Pelatihan Penulisan bagi Guru/Remaja (setahun 2x)
      • Pelatihan manajemen bulletin Masjid (setahun 1x)
      • Pelatihan Dakwah di Media massa/Radio (setahun 1x)
      • Pelatihan Broadcast (setahun 2x)
      • Seminar (dari isu-isu keislaman hingga yang aktual, setahun 2x)
      • Bedah buku (dari mulai buku keislaman hingga buku-buku remaja, setahun 2x)
      • Talk show (dari isu nasional hingga domestik/keluarga, setahun 2x)
  5. Bidang Perpustakaan
  6. Ruang perpustakaan yang sejak diresmikan tahun 1999 menempati Gedung Mushaf lantai 2, pada tahun 2005 dipindahkan ke Gedung Mushaf lantai 1, tepatnya di Ruang Galeri Mushaf Sundawi sekaligus untuk mengelola Galeri tersebut.

    Tahun 2006 perpustakaan mulai merintis dan mengembangkan sistem pelayanan dan pengolahan bahan pustaka melalui program otomasi berbasis barcode.

    Menerapkan konsep Perpustakaan 4 in 1 yaitu perpustakaan yang sekaligus ruang pamer mushaf, toko buku dan snack corner (coffe shop) dengan desain interior bisa dibuat senyaman mungkin, perpustakaan PUSDAI menjadi salah satu tujuan wisata baca yang banyak dikunjungi.

Sedangkan program kegiatan Ramadan, PHBI (Muharan, Maulid Nabi, Israk Mikraj, Nuzulul Qur’an dan Idu Qurban) dan PHBN (Hari Kemerdekaan RI), kepanitiaannya selama satu tahun di-SK-kan langsung oleh Yayasan, dengan setiap event-nya ditunjuk seorang ketua panitia yang berbeda.

Semua kegiatan di atas baik yang dilaksanakan oleh bidang-bidang maupun kepanitiaan secara keseluruhan umumnya dapat terlaksana dengan baik, hal ini karena ada dukungan dana secukupnya untuk masing-masing kegiatan dari yayasan.

Untuk kegiatan unit-unit aktivitaspun umumnya juga dapat berjalan dengan baik dan stabil, karena dilaksanakan secara mandiri, yang sumber dana diperoleh dari masyarakat yang menjadi peserta.

Adapun pengelolaan Gedung Bale Asri PUSDAI, dipegang oleh Pelaksana tersendiri. Pada kepengurusan ini, gedung terlihat dikelola dan dirawat dengan baik. Selain ketua pelaksana yang didampingi olae sekretaris dan bendahara yang ahli serta seksi-seksi yang jelas tugas-tugas, untuk menujang pengelolaan dan pemakaian gedung, juga dibentuk tim-tim terpadu, seperti :

  • Tim Terpadu Keamanan (Petugas Keamanan ditambah dari Polsek, koramil dan kodim)
  • Tim Terpadu Parkir (Petugas parkir ditambah staf dan aktivis)
  • Tim Terpadu Kebersihan
  • Tim Terpadu Akad Nikah
  • Tim Terpadu Teknisi
  • Tim Terpadu Car Calling

Dengan pemeliharaan dan perawatan yang prima maka semua fasilitas tidak boleh ada kerusakan dan semua peralatan harus siap dipakai dalam keadaan apapun tanpa gangguan. Saat itu bale Asri ibarat Anak emas yang selalu di manja dan tidak boleh ada lecet walau sekecil apapun.

Dan dengan pelayanan yang prima maka dalam waktu yang tidak terlalu lama, pemakai Gedung Bale Asri semakin meningkat, dan konsumen harus booking hingga 1 tahun untuk bisa memakai gedung Bale Asri.

Jika waktu itu PUSDAI lebih dikenal sebagai tempat hajatan perkawinan daripada Islamic Centrenya, itu bukan berarti di PUSDAI tidak ada kegiatan dakwahnya, ini dikarenakan konsumen/para pemakai umumnya mengundang dari kalangan yang sangat beragam dengan jumlah besar (undangannya seribu ke atas) dalam satu tahun bisa hingga seratus kali acara resepsi pernikahan, sementara kegiatan-kegiatn dakwah di PUSDAI walaupun mengundang massa dalam jumlah besar namun yang datang biasanya jamaah yang relatif sudah kenal PUSDAI atau masyarakat umum yang mempunyai respek terhadap kegiatan keagamaan.

Dari penerimaan infak pemakaian Gedung Bale Asri dan ditambah dengan infaq masjid ini, seluruh program Yayasan dan PUSDAI dapat dilaksanakan, mulai dari penggajian karyawan, pelaksanaan program kegiatan, operasional lembaga, perbaikan dan pembangunan sarana dan prasarana hingga untuk kesejahteraan dan penghargaan karyawan seperti memberangkatkan ibadah haji dan lain-lain. Untuk melaksanakan seluruh program kegiatan, pelaksana kegiatan cukup menggunakan dana yang telah disediakan dan tidak diperkenankan untuk meminta sumbangan dari pihak manapun.

Setelah 3 tahun yang kedua kepengurusan pelaksana yayasan berakhir maka pada tanggal 13 Januari 2010 pengurus yayasan kembali menerbikan Keputusan Nomor 01/KEP/YDA/I/2010 tentang Pengangkatan Pelaksana Kegiatan Yayasan Darma Asri dengan susunan personalia sebagai berikut :

  1. Tenaga Ahli
    • Koordinator : H. Tb. Muslim
    • Sekretaris : Drs. H. Achmad Djuaeni, M.Pd.
  2. Pelaksana Utama
    1. Pusat Dakwah Islam (PUSDAI) Jawa Barat
      Kepala PUSDAI : Drs.H. Zainal Abidin, M.Ag
      Sekretaris PUSDAI : Yogi Prayoga Sutaryo, S.Si
      Kepala Bidang Pemakmuran Msjid : H. Dendi Abdul Azis, M.Si.
      Kepala Bidang Pemberdayaan Umat : Ir. Taufiq Rahman
      Kepala Bidang Perpustakaan dan Informasi : Endah Sutjiati, S.Sos.
    2. Pengelola At-Ta’awun Kepala Pengelola At-Ta’awun : H. M Mahdi Supardi
      Wakil Kepala Pengelola At-Ta’awun: Drs. Yusup Rachmat
      Sekretaris Pengelola At-Ta’awun: H. Andi Jamal Fuadi, SAg.
      Bendahara : Drs. Endang Suherman
      Kepala Bidang Riayah : Yadi Supriadi
      Kepala Bidang Imaroh : Drs. H. Asep Ruhiyat
      Kepala Bidang Idarah : ADM PTPN VIII
    3. Pengelola Bale Asri Kepala Pengelola Bale Asri : Ir. Hj. Sri Laksmi Dewi K.
      Sekretaris Pengelola Bale Asri : Ir. H. Soerjonodjojo
      Kepala Bagian Pemasaran : H. Nana Suryana, S.Sos.
      Kepala Bagian Pemasaran : Indra Nugraha, S.Sos.I.
  3. Tenaga Ahli
  4. Koordinator Umum : H. Andi Sutandi
    Pembangunan fisik yang telah dilaksanakan selama kepengurusan Yayasan Darma Asri, antara lain :

    • Di Area Masjid : renovasi tempat wudu dan toilet pria, renovasi tempat wudu dan toilet wanita, pembuatan dua buah ruang kaca di plaza masjid.
    • Di area VIP/Seminar : peninggian atap skylight di plaza VIP, pembuatan ruang rias, pembuatan ruang multi media dan pembuatan ruang kaca (depan ruang multi media)
    • Di area Gedung Bale Asri : pelebaran dan penggian stage/panggung utama, perluasan area dapur, perluasan gudang, renovasi toilet, pembuatan counter informasi dan penambahan lighting di area stage.

    Untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta untuk memberikan penghargaan kepada karyawan selama kepengurusan Yayasan Darma asri ini telah memberangkatkan ibadah haji 16 orang karyawan (non pengurus), 10 orang dengan biaya yayasan dan KBIH PUSDAI dan 6 orang melalui TPHD.

    Pengelolaan PUSDAI oleh Yayasan Darma Asri berakhir pada tanggal 13 Juli 2011 setelah aset PUSDAI diserahkan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat.