Breaking News

Semarak Ramadhan 1436 H: Tiada Hari Tanpa Taklim & Menyimak Al-Quran

1b shalatHampir sepertiga Ramadhan telah kita lalui, dan mudah-mudahan amal ibadah yang sudah kita laksanakan dapat diterima oleh Allah Swt. Semoga Allah Swt. selalu membimbing kita untuk dapat melaksanakan shaum Ramadhan yang berkualitas hingga akhir Ramadhan dan mendapat predikat insan yang bertakwa.

Ada tradisi yang menarik di bulan Ramadhan, yaitu adanya masyarakat yang ingin menikmati takjil bersama atau tarawih berjamaah di suatu masjid tertentu. Ada juga yang ingin berkeliling dari masjid ke masjid untuk menciptakan suasana hati dalam kondisi religi.

Di antara masjid-masjid yang banyak dikunjungi oleh umat Islam untuk takjil bersama atau tarawih berjamaah adalah Masjid Raya Jawa Barat di kawasan Alun-Alun Bandung dan Pusdai Jawa Barat di Jl. Diponegoro Bandung. Dua masjid yang masih dalam satu payung Badan Pengelola Islamic Centre (BPIC) Jawa Barat ini setiap harinya masing-masing menyiapkan 1000 sampai dengan 1.500 paket takjil selama Ramadhan, belum termasuk sumbangan takjil dari pihak lain atau masyarakat.

Sedangkan untuk shalat tarawih berjamaah, dua masjid tersebut selalu diserbu ribuan jamaah dari berbagai penjuru kota Bandung maupun dari jamaah tetapnya yang datang dari luar kota. Bisa dikatakan bahwa kedua masjid tersebut termasuk masjid dengan jumlah jamaah tarawih terbanyak di Jawa Barat. Daya tarik umat Islam untuk shalat tarawih di Masjid Raya adalah adanya ceramah tarawih yang diisi oleh para penceramah yang mumpuni dan pelaksanaan shalat tarawih beserta witirnya yang berjumlah 23 rakaat. Sementara itu, daya tarik masyarakat untuk datang ke Pusdai adalah ceramah tarawih yang diisi oleh para cendekiawan dan pelaksanaan shalat tarawih beserta witirnya berjumlah 11 rakaat.

Ada banyak kegiatan lainnya di Masjid Raya maupun di Pusdai dengan tema “Semarak Ramadhan 1436 H”, sebagaimana diuraikan secara singkat di bawah ini.

“Semarak Ramadhan 1436 H” Masjid Raya Jawa Barat

Beberapa kegiatan utama yang dilaksanakan di Masjid Raya selama Ramadhan 1436 H antara lain Ceramah Tarawih, Kuliah Shubuh, dan Kajian Tafsir Al-Quran bakda Zhuhur, serta Tadarus Al-Quran setiap bakda Ashar. Adapun pada minggu kedua Ramadhan diadakan beberapa diklat, seperti pelatihan khatib dan imam, pengurusan jenazah, dan lain-lain.

Untuk pembinaan remaja, Masjid Raya mengadakan Studi Islam Remaja yang telah dilaksanakan selama seminggu, dari 1-7 Ramadhan setiap bakda Shubuh, dan Pesantren Ramadhan yang diadakan selama seminggu, dari Rabu 7-14 Ramadhan.

Peringatan Nuzulul Qur’an untuk tingkat Provinsi Jawa Barat diadakan di Masjid Raya yang dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat pada malam 17 Ramadhan.

Untuk menyempurnakan shaum Ramadhan pada hari-hari terakhir Ramadhan, Masjid Raya Jawa Barat memfasilitasi kegiatan itikaf bagi umat Islam. Karena itu, dipersilahkan bagi masyarakat untuk melaksanakan itikaf, baik siang maupun malam pada sepuluh hari terakhir Ramadhan. Di sana para jamaah dapat melaksanakan itikaf dengan shalat, tadarus Al-Quran, atau zikir.

Pada malam 27 Ramadhan Masjid Raya secara khusus mengadakan acara itikaf Lailatul Qadar yang diadakan sejak bakda Tarawih hingga Shubuh. Kegiatan diawali dengan khataman Al-Quran pada pukul 22.00, dilanjutkan dengan muhasabah pada pukul 23.00, lalu setelah itu jamaah dipersilahkan itikaf masing-masing dengan berzikir atau istirahat. Pada pukul 02.00 diadakan taushiyah yang dilanjutkan qiyâmul lail. Pada pukul 03.30 diadakan sahur bersama bagi seluruh jamaah. Dalam hal ini, panitia menyediakan menu makan sahur sebanyak 750 porsi.

“Semarak Ramadhan 1436 H” Pusdai Jawa Barat

Dengan mengambil konsep tiada waktu yang tersia-siakan untuk bertaklim setiap hari selama Ramadhan, Pusdai melaksanakan kegiatan-kegiatan seperti taklim bakda shalat, yaitu Ceramah Tarawih (bakda ‘Isya’), Ceramah Shubuh, Taushiyah Zhuhur, Taushiyah ‘Ashr, serta Taklim Dhuha. Adapun kegiatan bakda Maghrib menjadi takjil bersama. Beberapa materi Taklim Dhuha yang dapat diikuti oleh masyarakat umum secara gratis, antara lain kajian Islam, fiqih keluarga, bedah buku, diklat kaligrafi, diklat menggambar, diklat rahasia gerakan shalat, dan yang lainnya.

Khusus anak-anak dan remaja ada taklim anak dan remaja, seperti taklim qabla Maghrib bertajuk “Ngabuburit Ceria”, ceramah tarawih anak, serta pesantren pelajar untuk tingkat SD, SMP, dan SMA. Adapun kegiatan “Ngabuburit Ceria” antara lain belajar membaca, mengartikan dan menghafal surah-surah pendek, penampilan aksi mendongeng, praktek sains, keterampilan, dan kreativitas.

Untuk menciptakan suasana religi dan ketenangan hati di bulan suci ini, setiap qabla Zhuhur, qabla ‘Ashr, dan qabla Maghrib dilantunkan bacaan ayat-ayat suci Al-Quran. Suara lantunan ayat-ayat suci Al-Quran tersebut dapat didengarkan oleh masyarakat di sekitar Pusdai. Pembacaan Al-Quran ini dilakukan oleh santri-santri tahfizh utusan dari beberapa pesantren, dan jamaah yang berada di dalam masjid dapat turut menyimaknya.

Untuk memperingati Nuzulul Qur’an pada malam 17 Ramadhan, Pusdai mengadakan serangkaian kegiatan yang dimulai bakda ‘Ashr dengan kegiatan bakti social, lalu dilanjutkan bakda ‘Isya’ berupa ceramah tarawih bertema Nuzulul Qur’an, dan ditutup dengan penampilan Wayang Dakwah yang diadakan setelah shalat Tarawih.
Pada 8 dan 9 Juli 2015 yang bertepatan dengan 21 dan 22 Ramadhan diadakan kegiatan bertajuk “Ramadhan sebagai Bulan Baca Sedunia” yang menampilkan acara talkshow bersama para tokoh yang berkecimpung di dunia baca dan perpustakaan, dengan mengundang para pemuda dan remaja kota Bandung.

Adapun kegiatan yang dinanti-nanti oleh umat Islam di akhir Ramadhan untuk memburu malam Lailatul Qadr, yaitu itikaf. Kegiatan itikaf di Pusdai diadakan setiap hari pada sepuluh hari terakhir yang secara khusus dilaksanakan pada malam hari, dimulai tengah malam hingga Shubuh. Setiap hari dilaksanakan shalat qiyâmul lail yang diimami oleh hafizh Al-Quran dengan porsi bacaan satu juz untuk setiap malamnya. Adapun pada setiap malam ganjilnya diisi muhasabah oleh para mubaligh sebelum shalat qiyâmul lail.

Demikian beberapa kegiatan Masjid Raya Jawa Barat dan Pusdai Jawa Barat. Selain itu, kegiatan lainnya yang diadakan kedua masjid tersebut adalah penitipan dan penyaluran zakat fitrah serta pelaksanaan shalat Idul Fitri. Khusus untuk Pusdai, shalat Idul Fitri diadakan di lapangan Gasibu Bandung.[](Tf)

Check Also

AQSA: Bimbel Agama, Al-Quran, dan Bahasa

  Di suatu ruangan di PUSDAI terlihat beberapa anak sedang beraktivitas, ada yang duduk di ...

SHALAT ‘ID dengan Nuansa Rekreasi

Pagi itu, 1 Syawal, seluruh umat Islam keluar rumah menuju ke masjid atau lapangan untuk ...

Leave a Reply

Your email address will not be published.