Breaking News

SISTEM ILUMINASI

img0pp14Iluminasi adalah salah satu karya seni yang biasa menyertai seni kaligrafi bertujuan untuk mendukung ayat-ayat suci Al Qur’an. Asal kata dari iluminasi adalah to illuminate yang artinya memberi cahaya. Unsur gubahan ruang iluminasi dari bagian-bagian sebagai berikut:

  1. Tiara (mahkota), idenya diambil dan bentuk mamolo masjid Banten dan Cirebon, yaitu hiasan masjid yang ditempatkan di puncak atap masjid. Jadi, konsep mamolo ini diterapkan kepada tiara Al Qur’an Mushaf Sundawi, karena kedudukan mamolo yang erat kaitannya dengan konsep bangunan arsitektur tradisional masjid di Jawa Barat.
  2. Frame (bingkai), adalah gubahan ruang sebagai tempat untuk mengungkapkan ragam hias Jawa Barat yang diuntai mengelilingi ayat-ayat suci Al Qur’an dengan maksud memberikan dukungan makna terhadap ayat-ayat tersebut, sekaligus memberikan identitas Jawa Barat.
  3. Tanda-tanda baca, juga digubah dengan tujuan untuk lebih memperjelas peran tanda-tanda baca tersebut, sekaligus dapat dipakai sebagai unsur-unsur yang dapat memperindah Al Qur’an Mushaf Sundawi secara keseluruhan.
  4. Sumber ragam hias iluminasi, diambil dari motif-motif tradisional yang dikembangkan ditambah dengan sumber ragam hias lain yang khas Jawa Barat. Sumber ragam hias tersebut dapat merupakan wakil dan wilayah-wilayah budaya Jawa Barat, Maupun wilayah pemerintahan. Secara keseluruhan telah diperoleh 17 desain wilayah budaya, yang masing-masing akan menempati satu juz yang berlainan. Selain 17 desain berdasarkan pembagian wilayah budaya tersebut, terdapat 3 desain khusus yang untuk menghiasi halaman Ummul Qur’an, Nisful Qur’an dan Khotmul Qur’an, serta halaman-halaman tambahan. kaitan antara pembagian ragam hias wilayah budaya dan juz dapat dirinci sebagai berikut:
    1. Motif Teh I :Juz 1 dan 18
    2. Motif Banten : Juz 2 dan 19
    3. Motif Teh II : Juz 3 dan 20
    4. Motif Bogor, Sukabumi, Cianjur, Tangerang, dan Betawi : Juz 4 dan 21
    5. Motif Indramayu : Juz 5 dan 22
    6. Motif Cirebon : Juz 6 dan 23
    7. Motif Padi : Juz 7 dan 24
    8. Motif Bekasi, Karawang, Purwakarta, Subang, dsk. : Juz 8 dan 25
    9. Motif Ciamis, Banjar : Juz 9 dan 26
    10. Motif Tasikmalaya : Juz 10 dan 27.
    11. Motif Kina : Juz 11 dan 28
    12. Motif Garut : Juz 12 dan 29
    13. Motif Sumedang : Juz 13 dan 30
    14. Motif Bandung (Patrakomala) : Juz 14
    15. Motif Gandaria : Juz 15
    16. Motif Hanjuang : Juz 16
    17. Motif Kuningan, Majalengka, Cirebon, dan Indramayu. : Juz 17

 

  • Motif Jawa Barat 1 : Ummul Qur’an
  • Motif Jawa Barat 2 : Nisful dan Khotmul Qur’an
  • Motif Serang, Lebak, Pandeglang : Halaman tambahan.